Kemoterapi dan Terapi Kanker Hati

Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi untuk kanker hati dapat berupa bentuk pil, intravena infus ataupun disuntikkan langsung ke lokasi tumor disebut kemo regional. Keunggulan kemoterapi regional adalah memperkecil efek samping kemoterapi pada sel-sel sehat.

Berikut ini jenis-jenis obat kemoterapi untuk kanker hati yang digunakan oleh beberapa kanker :

– Eropa           : Gemcitabine, Oxaliplatin, Mitomycin

– Amerika Serikat : Gemcitabine, Bevacizumab, Fluororacil

– Jepang      : Epirubicin, Gemcitabine, Mitomycin

– Cina          : Flurroracil, Pirarubicin, Oxaliplatin

Namun pengobatan kanker hati dengan kemoterapi ini tentunya menimbulkan efek samping seperti mudah terinfeksi, mudah mengalami memar/berdarah, tubuh terasa lemah/lesu, kerontokan rambut, sariawan dan gusi berdarah serta timbul rasa mual ingin muntah, karena nafsu makan berkurang.

Kanker hati tergolong penyakit kanker yang memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap obat-obatan kemoterapi. Selain kemoterapi yang dilakukan untuk membantu pengobatan kanker hati secara medis, adapula pengobatan lainnya.

Terapi biologis

Terapi biologis disebut juga immunotherapy yakni jenis perawatan yang digunakan untuk meningkatkan pertahanan alami tubuh. Perawatan dengan terapi biologis ini dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker untuk mengurangi efek samping yang disebabkan oleh pengobatan kanker terdahulu.

Posted in Penyebab Kanker Hati | Tagged , , , | Leave a comment

Patofisiologi Kanker Hati

Berdasarkan data klinis para penderita, maka kategori kanker hati mencakup :

1. Karakteristik-karakteristik populasi (demografis), seperti jenis kelamin laki-laki, umur yang lebih tua, atau konsumsi alkohol.

2. Gejala-gejala, seperti kehilangan berat badan dan nafsu makan yang berkurang.

3. Tanda-tanda gangguan fungsi hati, misalnya keadaan mental yang berubah.

4. Tes-tes darah, seperti tes hati yang meningkat (bilirubin atau transaminase), albumin yang berkurang, kenaikan Blood Urea Nitrogen (BUN), atau serum sodium yang rendah.

5. Tingkatan tumor berdasarkan penemuan-penemuan operasi. Misalnya, lebih dari satu tumor, tumor lebih dari tiga sentimeter, invasi tumor dari pembuluh-pembuluh darah local (vena portal atau vena hepatic), juga tumor yang menyebar keluar dari hati ke simpul-simpul limpa atau organ-organ lainnya.

Penentuan tingkatan kanker hati bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan memperhatikan penemuan-penemuan klinis maupun karakteristik-karekteristik patologis. Bahkan, dengan mengombinasikan elemen-elemen  klinis serta patologis. Penentuan tingkatan itulah yang menjadi petunjuk untuk meramalkan hasil akhir (prognosis) dan keputusan tentang perawatan

Waktu penggandaan untuk suatu kanker adalah masa yang diperlukan tumor untuk mengggandakan ukurannya. Untuk kanker hati, waktu penggandaan itu sangat bervariasi, berkisar antara 1 – 18 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa setiap penderita kanker hati adalah unik. Jadi, sulit untuk melakukan penilaian sejarah alami dan evaluasi dari perawatan yang berbeda.

Meskipun demikian, 90 persen penderita kanker hati dengan ukuran kurang dari tiga sentimeter dan tanpa perawatan bisa hidup untuk satu tahun, 50 persen untuk tiga tahun dan 20 persen untuk lima tahun. Sedangkan, 30 persen penderita kanker hati stadium lanjut akan hidup untuk satu tahun, 8 persen untuk tiga tahun, dan nol persen untuk lima tahun.

Posted in Penyebab Kanker Hati | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Hati

Kanker hati adalah suatu kanker yang timbul dari hati. Kanker hati juga dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma.

Hati berbentuk dari tipe-tipe sel yang berbeda, misalnya pembuluh-pembuluh darah, dan sel-sel penyimpanan lemak. Sel-sel hati membentuk hingga 80 persen dari jaringan hati. Tak heran jika mayoritas dari kanker-kanker hati primer muncul dari sel-sel hati dan disebut dengan istilah kanker hepatoselular atau karsinoma.

Kanker hati

Kanker hati juga sering dipahami sebagai kanker yang telah menyebar ke hati, dan berasal dari organ-organ lain, seperti besar, lambung, pancreas, payudara dan paru-paru. Tipikal kanker hati ini secara khusus disebut kanker hati metastatic hati sekunder. Jadi, istilah kanker hati sebenarnya bisa merujuk pula pada kanker hati metastatic atau kanker hepatoselular.

Kanker hati adalah jenis kanker kelima paling umum di dunia. Kanker ini adalah kanker yang mematikan dan bisa membunuh hampir semua penderitanya dalam waktu satu tahun.

Pada 1990, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekira 430.000 kasus baru dari kanker hati diseluruh dunia. Jumlah yang sama juga muncul dari para penderita yang meninggal akibat penyakit ini.

Sekira tiga perempat kasus kanker hati ditemukan di Negara-negara di Asia, seperti China, Hong Kong, Taiwan, Korea dan Jepang. Kanker hati juga menjadi penyakit yang sangat umum di Afrika Sub-Sahara, seperti di Mozambik dan Afrika Selatan.

Lebih dari 20 kasus kanker hati per 100.000 populasi terjadi di Asia Tenggara dan Afrika Sub-Sahara. Sedangkan di Amerika Utara dan Eropa Barat terjadi kurang dari lima per 100.000 populasi.

Frekuensi kanker hati di Alaska sebanding dengan yang dapat ditemui di Asia Tenggara. Sedangkan, frekuensi kanker hati di Amerika secara umum justru meningkat, terutama kanker hepatitis C kronis, suatu infeksi hati yang menyebabkan kanker hati.

Posted in Penyebab Kanker Hati | Tagged , , , , , | Leave a comment